18 October 2015

Mak bapa. Ailebbiuu

Assalamualaikum

Selalu terdetik dalam diri

Kalau mama bapa pergi dulu. Macam mana dengan aku

Kalau aku pergi dulu. Macam mana dengan mama bapa

Mak. Bapa

Aku rasa aku anak paling bertuah dalam dunia memiliki kamu

Aku rasa aku punya orang tua paling sempurna dunia akhirat

Allahhu.

Izinkan aku membahagiakan mama bapa

Dalam cara apa pun.

Terima kasih untuk semua kasih sayang. Penat lelah. Marah nangis. Tawa gembira.

Merenung kamu buatku bahagia.

Allahu.

03 October 2015

Aku dengar jam loceng berbunyi.

Mencari sesuatu di sebalik sirna

Membelek belek, merenung jauh

Mencari yang tak pasti, mengejar yang tak berkesudah

Mencari biru dalam lautan luas, mencari putih balik awan gelap

Semakin lama semakin payah. Buntu. Penat. Lelah.

Mau lena diselimuti mimpi.

Bangunkan aku saat semuanya hampir tamat.

11 August 2015

Maka Untuk Apa Aku Disini




sepertinya aku ini jalan yang yang kosong
sepertinya aku ini kaca yang bolong

dan sepertinya tak ada siapa yang melihat aku di sini
dan sepertinya ada cahaya bila aku terus terbang tinggi ke atas langit jingga

sepertinya aku ini terhukum oleh tuhan kerna aku ini penuh dgn benci
sepertinya takkan ada sesiapa yang sudi bersama aku untuk memahami

sepertinya aku dipaksa untuk mati dan terus dihempas jatuh tak berkebumi
sepertinya takkan ada siapa pun yang sudi bersama menemani aku sampai pagi

kerna aku mahu sebenarnya ada peneman yang memeluk jiwa aku
yang meneman aku sampai biru

kerna aku begitu ingin merasakan dicinta seseorang itu
sepertinya aku ini bolong, kosong, lohong, semuanya
itu semuanya aku

kenapanya aku ini tak bisa untuk menyedari yang aku ini tetap bukan siapa2?
sepertinya
sepertinya

sepertinya aku ini debu yang tak punya harga apa
sepertinya aku angin yang tiada
sepertinya aku ini wujud tanpa adanya apa makna

maka untuk apa aku di sini?




RAMLI JIWA :)